Ternyata Mudah, Berikut Cara Stek Tanaman yang Bisa Kamu Coba Sendiri

Ternyata Mudah, Berikut Cara Stek Tanaman yang Bisa Kamu Coba Sendiri

Stek adalah cara perbanyakan vegetatif yang dilakukan dengan cara memotong bagian tubuh tanaman yang akan ditanam untuk menumbuhkan tanaman baru. Stek juga dapat dilihat sebagai metode perbanyakan tanaman melalui pemisahan organ kerajaan vegetatif atau modifikasinya dari pohon induknya.

Metode stek memungkinkan kamu membuat tanaman baru yang identik secara genetik. Dengan cara ini, kamu juga dapat mencapainya tanpa perlu membuat bunga yang menjadi ibumu. Sulit untuk membuat tanaman berbunga. Bahkan jika mereka berbunga, tidak ada peluang untuk memanen benih yang layak. Selain itu, dengan stek kamu dapat menanam lebih banyak tanaman, tanpa menunggu bunga muncul.

Cara Menanam Stek yang Mengandung Daun

Teknik perbanyakan vegetatif buatan ini dapat dibagi menjadi berbagai metode. Dimungkinkan untuk memotong tanaman dengan daun, batang atau bahkan akar.

Berdasarkan teks “Perbanyakan Vegetatif Dalam Hortikultura” Berikut ini beberapa cara sederhana untuk menebang tanaman.

1. Stek Batang

Stek batang adalah teknik pemotongan tanaman yang berasal dari jaringan batang atau batang yang telah dimodifikasi fungsi atau bentuknya. Potongan batang berkembang menjadi akar adventif kemudian di ujung batang dan tumbuh menjadi tunas dari tunas yang belum dorman.

REKOMENDASI:  6 Jenis Tanaman Kaktus Yang Harus Kamu Tahu!

Batang dan stek tanaman dapat dibagi menjadi dua kelompok jenis, stek batang yang mengalami transformasi seperti rimpang atau umbi-umbian dan stek batang yang terdiri dari stek semi lunak, lunak dan keras. Berikut deskripsi singkatnya.

Stek atau Rimpang Umbi

Rimpang (rimpang) disebut juga umbi (umbi) dapat digambarkan sebagai bagian tumbuhan yang merupakan hasil modifikasi pada batang. Tumbuhan ini tumbuh dan berkembang di bawah permukaan tanah.

Tumbuhan yang berkembang biak dengan menggunakan rimpang adalah jahe, kunyit dan aglonema. Salah satu potongan umbi adalah kentang.

Potongan Lembut

Mengutip materi ajar “Perkembangbiakan Vegetatif Alami dan Buatan” oleh Dr. I Wayan Wiraatamaja, MP.“Soft cutting” adalah metode pemotongan batang dengan menggunakan ranting atau cabang muda tanaman.

Stek setengah lunak

Teknik penanaman didasarkan pada cabang atau ranting tanaman tua. Paling sering ditandai dengan warna kulit menjadi kecokelatan dan pertumbuhannya terhenti.

Stek Keras

Cara menanam stek menggunakan cabang atau ranting minimal berumur 1 tahun. Mereka biasanya mirip dengan pensil dan memiliki daun.

2. Stek Daun

Stek daun adalah stek yang bahan merambatnya terdiri dari daun, dengan atau tanpa kelengkapan organ, seperti tangkai daun. Stek daun digolongkan menjadi tiga macam dan berikut uraian singkatnya.

Tinggalkan Stek yang Memiliki Batang

Bahan pemotong ini berupa helaian daun memanjang dan tangkainya. Tanaman yang diperbanyak dengan cara ini antara lain slobber dan african violet.

REKOMENDASI:  Tanaman Porang

Stek Daun Tanpa Batang

Pilihan lainnya adalah membuat stek menggunakan batang yang tidak menempel pada daun. Ini berarti bahwa hanya daun yang digunakan untuk berkembang biak secara vegetatif. Contohnya termasuk sukulen dan jeruk nipis.

Potongan Daun

Pemotongan dengan cara ini, bahan utamanya adalah potongan daun yang dilengkapi atau tidak dengan tulang induk daun. Stek daun meliputi lidah mertua dan begonia.

3. Stek Akar

Cara terakhir menggunakan stek tanaman adalah melalui stek akar. Teknik ini dilakukan dengan memanfaatkan bahan utama melalui organ akar. Stek akar kemudian dipisahkan dari tanaman induknya, dan kemudian ditanam pada media tanam yang sesuai.

Akarnya akan membentuk kuncup rasa yang agak penasaran kemudian tumbuh menjadi tunas. Lokasi bahan peletakan dapat mempengaruhi perkembangan tunas. Bila bahan yang digunakan untuk stek ditanam secara mendatar maka daerah yang paling dekat dengan pangkal akar harus berada di bagian atas.

Namun, jika area yang paling dekat dengan lingga tidak pasti, maka disarankan untuk menempatkan bahan pemotong secara horizontal. Beberapa contoh tanaman yang diperbanyak dengan cara ini antara lain blackberry, cemara, delima dan jambu biji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.