Mitos Seputar Investasi Yang Banyak Orang Percaya

Mitos Seputar Investasi Yang Banyak Orang Percaya

Tren investasi semakin meningkat akhir-akhir ini. Ini karena berita terus-menerus tentang investasi yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan di masa depan. Selain itu, investasi merupakan salah satu cara untuk memerangi dampak inflasi yang terus meningkat setiap tahunnya. Dengan demikian, pilihan investasi berbiaya rendah mulai bermunculan yang tersedia bagi banyak individu. Salah satu contohnya adalah reksa dana yang investasinya bisa dimulai dari Rp100.000.

Meskipun opsi investasi bisa, apakah ada yang sudah mulai berinvestasi? Jika tidak, atau hanya tertarik, kamu telah mencari informasi lebih lanjut secara online. Bagaimana kamu berinvestasi dan berapa jumlah keuntungan yang bisa kamu peroleh dalam jangka waktu satu tahun atau bulan. Ada mitos yang terkait dengan investasi yang menyebabkan kamu takut untuk memulai. Meskipun, tidak semua mitos itu benar. Apa kebenaran di balik mitos-mitos ini? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Investasi Sangat Berisiko

Banyak yang percaya bahwa berinvestasi di saham adalah risiko yang sangat tinggi. Peluang untuk mendapatkan keuntungan besar hanyalah mimpi. Ini tidak terjadi. Risiko berinvestasi bervariasi dalam kaitannya dengan produk investasi. Investasi didasarkan pada prinsip risiko tinggi, pengambil tinggi. Semakin tinggi jumlah keuntungan semakin berisiko, semakin besar.

Sebagai contoh, investasi yang memiliki risiko kegagalan lebih tinggi adalah saham, namun imbalannya sangat besar. Jika kamu mencari keamanan dan risiko rendah, lihat produk investasi reksa dana. Tapi, keuntungan dari reksa dana tidak akan sebesar investasi saham.

REKOMENDASI:  Investasi Properti Menguntungkan Yang Patut Kamu Coba

2. Semua uang akan terkuras habis

Ada beberapa yang percaya bahwa ketika kamu berinvestasi di pasar, seluruh jumlah uang yang disimpan atau diinvestasikan bisa hilang. Ini tidak benar. Investasi tidak akan habis, malah akan terus bertambah. Namun, itu bukan jaminan jika kamu membeli penipuan atau produk investasi palsu. Jadi, kamu harus memverifikasi terlebih dahulu produk investasi yang akan digunakan. Hindari berinvestasi dalam produk palsu.

3. Proses investasinya rumit

Sebelum memulai, bagaimana kamu bisa yakin tentang cara yang benar untuk melakukannya. Kutipan ini mungkin merupakan cara yang baik untuk menyanggah anggapan bahwa berinvestasi itu sulit dan rumit untuk dicapai. Hal terbaik yang dapat kamu buktikan adalah dengan menunjukkannya sendiri. Mulailah berinvestasi. Ini karena mengetahui cara berinvestasi tidak sesulit yang kamu bayangkan. Pertimbangkan untuk bertanya kepada teman yang telah melakukan investasi pertama. Ada banyak produk investasi yang tersedia di internet.

4. Makan Terlalu Banyak Waktu

Ada juga mitos bahwa investasi membutuhkan waktu lama. Pengembalian investasi dapat berbentuk jangka panjang. Hal ini dimungkinkan bila kamu hanya menginvestasikan jumlah terkecil. Misalnya, kamu bisa menginvestasikan Rp100.000 saja ke dalam reksa dana. Untuk keuntungan setinggi-tingginya Rp. 1 juta, jelas akan memakan waktu lama. Jadi jumlah uang yang diperoleh tergantung pada jumlah yang diinvestasikan. Semakin besar investasi semakin tinggi uang yang kamu peroleh.

REKOMENDASI:  Strategi Investasi Reksadana Yang Biasa Digunakan Banyak Orang

5. Harus Paham Benar Baru Bisa Berinvestasi

Sebelum berinvestasi disarankan untuk mengetahui dasar-dasar berinvestasi. Sebenarnya, bagaimana kamu tahu jika tidak ada instruksi. Karena itu, kamu harus mulai berinvestasi. Lebih bermanfaat belajar sambil melakukan daripada tidak pernah memulai. Belajar tentang berinvestasi dan berbicara dengan mereka yang sudah mulai berinvestasi bisa menjadi sumber informasi yang bagus melalui investasi. Selain itu, ada banyak tutorial yang tersedia secara online untuk memulai investasi, dari investor berpengalaman.

6. Butuh modal

Ini akan membutuhkan sejumlah besar uang untuk berinvestasi. Misalnya, untuk setoran, dibutuhkan dana awal Rp 10 juta. Inilah alasan mengapa beberapa orang menghindari investasi. Sebenarnya ada investasi yang tidak membutuhkan modal besar untuk memulainya. Misalnya reksa dana.

Daripada mengandalkan mitos yang diragukan keasliannya, lebih baik kamu mengujinya sendiri. Selain itu, mitos-mitos ini telah terbukti salah. Jadi, kamu harus mulai berinvestasi hari ini untuk memastikan keuntungan kamu lebih tinggi. Hal ini karena mitra investasi yang paling dapat diandalkan adalah waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.