Kucing Bertengkar Pertanda Apa?

Kucing Bertengkar Pertanda Apa?

Saat kucing mulai berkelahi, tanda yang paling jelas adalah perkelahian itu sendiri. Kucing mungkin meratakan telinganya atau menahannya. Mereka mungkin juga membusungkan bulu dan mendesis dengan gigi terbuka. Perilaku tersebut harus segera dihentikan, karena bukan merupakan tanda permainan. Jika kamu melihat kucing kamu menyerang kucing lain, situasinya mungkin lebih serius. Namun, berhati-hatilah untuk tidak campur tangan. Satu-satunya solusi adalah membuat kucing segera menghentikan agresi.

Ada tanda-tanda lain bahwa kucing berkelahi: telinganya disematkan ke belakang. Itu tidak akan bereaksi terhadap suara, dan matanya terbuka lebar. Bulunya mungkin juga mengembang, dan telinga menempel di kepala. Jika telinganya dijepit, kemungkinan besar kucing akan agresifKamu harus mencoba memisahkan kedua kucing tersebut, tetapi jangan memaksa mereka untuk berpisah.

Seekor kucing juga bisa menunjukkan tanda-tanda agresi. Kontak mata yang melotot adalah tanda umum agresi. Seekor kucing akan menatap mata kucing lain selama pertarungan. Penting untuk mencoba mematahkan garis penglihatan dengan menggunakan selimut atau handuk besar. Pada awalnya, kucing lain mungkin tampak bingung dan takut, tetapi mereka akan rileks setelah kamu memisahkannya. Selama waktu ini, kamu harus mencoba mengarahkan salah satu kucing menjauh dari yang lain.

Jika kamu melihat kucing kamu berkelahi, segera pisahkan. Memisahkan mereka bisa memakan waktu beberapa minggu, tetapi itu sangat berharga dalam jangka panjang. Kedua kucing harus memiliki mangkuk makanan, botol air, kotak pasir, dan tempat tidur sendiri. Mereka juga harus dipisahkan dan diberi pengayaanKamu dapat menempatkan salah satu mangkuk makanan di sisi lain pintu. Mereka bisa saling mengendus saat kamu menutup pintu.

Tanda lain dari perkelahian kucing adalah kontak mata yang mencolokKamu dapat mengetahui apakah kedua kucing berinteraksi dengan vokalisasi mereka. Suara nyaring dan ekor yang bergemuruh menandakan bahwa kedua kucing tersebut sedang berkelahi. Sebaiknya pisahkan kedua kucing agar bisa saling menghindari. Jika pertarungan berlanjut, kamu mungkin perlu segera turun tanganKamu bahkan dapat mengeluarkan kucing lain agar tidak menyakiti hewan peliharaan kamu.

Jika seekor kucing telah digigit oleh hewan lain, kamu dapat menyingkirkan pelakunya untuk mencegah masalah tersebut. Ini akan mencegah pertengkaran menyebar. Setelah kamu memisahkan kedua kucing, kamu dapat menggunakan handuk atau selimut besar untuk menghalangi pandangan mereka. Pertama kali kamu memisahkan mereka, kedua kucing akan bingung, tetapi mereka akan segera tenang. Jika kamu tidak yakin bagaimana menanganinya, kamu harus mencoba memisahkannya di ruangan yang berbeda.

Seringkali, kucing yang tidak memiliki riwayat berkelahi sebelumnya mungkin tidak menunjukkan gejala perilaku atau fisik apa pun. Bukan ide yang baik untuk membiarkan kucing kamu berkelahi dengan kucing lain jika kamu tidak mengenalnya. Mereka mungkin merasa diancam oleh kucing lain. Mereka mungkin bertindak seolah-olah mereka mencoba melarikan diri. Mereka dapat membuat kamu khawatir dan menyebabkan kamu menghapusnya dari rumah kamu.

Jika pertarungan adalah kontak penuh, pertarungan bisa menyakitkan bagi kedua kucing. Jika kucing berkelahi, sangat penting untuk menjauhkan mereka sampai perkelahian selesai. Jika pertarungan sudah berlangsung lama, kamu harus menghubungi dokter hewanKamu harus mengawasi kucing dan memastikan mereka tidak dalam bahaya. Mereka bahkan mungkin terinfeksi bakteri.

Tanda-tanda lain dari kucing berkelahi termasuk kontak mata yang mencolok. Pertarungan biasanya terjadi di satu ruangan, tapi terkadang bisa terjadi di ruangan lain. Kucing yang berkelahi dapat dipisahkan dengan selimut atau handuk besar. Kucing-kucing itu awalnya akan terlihat bingung ketika dipisahkan satu sama lain, tetapi mereka akan segera tenang. Jika kucing kamu mengais-ngais yang lain, itu bisa menjadi tanda adu kucing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.