Ciri Ciri Kucing Hamil

Ciri Ciri Kucing Hamil

Kebanyakan kucing hamil tidak menunjukkan banyak hal. Namun, ada beberapa hal penting yang harus kamu ketahui. Tanda kehamilan yang paling terlihat pada kucing adalah perut yang membesar. Ini mungkin disertai dengan perubahan nafsu makan dan suasana hati, serta penurunan tingkat aktivitas. Indikasi lain dari kehamilan termasuk produksi susu dan perilaku bersarang.

Jika menurut kamu kucing kamu hamil, sebaiknya bawa ke dokter hewan untuk konfirmasi dan mendapatkan saran tentang cara merawatnya selama kehamilan. Kucing hamil harus memiliki pola makan yang sehat dan banyak air segar.

Periode kehamilan rata-rata untuk kucing adalah 63 hari, tetapi dapat bervariasi dari 58 hingga 68 hari. Kucing hamil sama seperti wanita hamil – mereka perlu merawat diri mereka sendiri dan bayinya. Kucing hamil harus makan makanan yang sehat, banyak istirahat, dan menghindari stres. Dia juga perlu mengunjungi dokter hewan untuk pemeriksaan rutin. Berikut ciri-ciri kucing hamil:

Ciri Ciri Kucing Hamil

1. Perubahan Perilaku

Ada banyak perubahan yang bisa terjadi pada perilaku kucing hamil. Beberapa perubahan umum termasuk peningkatan nafsu makan, minum lebih banyak air, dan buang air kecil lebih sering. Kucing hamil juga bisa menjadi lebih penyayang dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur. Beberapa kucing mungkin menjadi lebih cemas atau mudah tersinggung, dan beberapa bahkan mungkin mengalami gejala depresi. Penting untuk menyadari perubahan ini sehingga kamu dapat memberi kucing kamu perawatan dan dukungan yang diperlukan selama kehamilannya.

2. Nafsu Makan Meningkat

Hormon kehamilan dapat menyebabkan nafsu makan kucing hamil meningkat. Dia mungkin menjadi lebih rakus dari biasanya dan ingin makan lebih sering. Beberapa kucing hamil bahkan mengalami rasa lapar yang tidak bisa dipuaskan, tidak peduli berapa banyak yang mereka makan. Meskipun ini mungkin membuat kamu frustasi, penting untuk diingat bahwa kucing hanya berusaha memenuhi kebutuhan tubuhnya. Penting juga untuk tidak memberi makan kucing hamil secara berlebihan, karena obesitas dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi ibu dan anak kucing. Sebaliknya, cobalah untuk memberinya diet seimbang dan banyak air segar. Jika kucing kamu makan berlebihan, kamu mungkin ingin mengurangi jumlah makanan yang kamu berikan sampai ia tenang.

3. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil adalah gejala umum pada kucing hamil. Penyebab sering buang air kecil saat hamil adalah peningkatan produksi progesteron yang menyebabkan kandung kemih lebih cepat terisi. Kucing juga bisa mengeluarkan urin karena ligamen yang menopang kandung kemih menjadi longgar. Kucing hamil harus didorong untuk minum banyak air untuk membantu mengencerkan urin mereka dan menghindari dehidrasi. Beberapa kucing hamil mungkin mendapat manfaat dari bantalan inkontinensia urin untuk melindungi tempat tidur dan perabotan mereka.

REKOMENDASI:  Pahala Menguburkan Kucing Yang Mati

4. Berat Badan Bertambah

Penambahan berat badan adalah masalah umum selama kehamilan, dan tidak berbeda dengan kucing. Seekor kucing hamil biasanya akan bertambah selama kehamilan. Meskipun penambahan berat badan ini lumrah, penting juga untuk memastikan bahwa kucing tidak menjadi kelebihan berat badan atau obesitas. Kucing yang kelebihan berat badan atau obesitas berada pada peningkatan risiko untuk mengembangkan masalah kesehatan seperti diabetes tipe 2, masalah persendian, dan kesulitan bernapas. Penting untuk memantau berat badan dan diet kucing kamu selama kehamilan dan membuat perubahan jika diperlukan.

5. Muntah

Gejala fisik awal kehamilan pada kucing seringkali tidak diketahui banyak orang. Faktanya, banyak dokter hewan mungkin tidak dapat mendiagnosis kucing hamil sampai dia berumur beberapa minggu. Salah satu tanda kehamilan yang paling awal dan paling umum adalah muntah. Meskipun tidak selalu demikian, kebanyakan kucing hamil akan muntah setidaknya sekali selama trimester pertama.

Ada banyak alasan untuk muntah selama kehamilan, tetapi salah satu yang paling umum adalah perubahan pola makan kucing. Akibatnya, banyak kucing hamil akan mulai menolak makanan atau makan sangat sedikit. Untungnya, hal ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan karena kebanyakan kucing akan mulai makan lebih banyak saat mendekati waktu melahirkan.

6. Perut Kucing Semakin Membesar

Saat kucing hamil, perutnya biasanya membesar. Ini karena tubuh kucing sedang mempersiapkan diri untuk mengasuh anak kucing. Induk kucing akan makan lebih banyak untuk menebus energi ekstra yang akan dia keluarkan untuk bayinya. Berat tubuh yang membesar juga membantu menjaga ibu tetap hangat selama malam yang dingin.

7. Sering Tidur

Sebagian besar kucing hamil akan menunjukkan beberapa perilaku umum, termasuk tidur lebih banyak, makan lebih banyak, dan tingkat aktivitas menurun. Beberapa kucing mungkin juga mengalami morning sickness, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan mual dan muntah. Kucing hamil mungkin juga memiliki naluri bersarang dan mulai menyiapkan tempat untuk anak kucing mereka bahkan sebelum mereka lahir.

8. Tidak Birahi

Saat kucing hamil, ada beberapa tanda yang harus diperhatikan. Tanda pertama mungkin kucing kamu sudah tidak berahi lagi. Biasanya, ketika kucing betina sedang berahi, ia akan lebih sering menyemprotkan air seni dan mengeluarkan cairan berdarah dari vag*nanya. Begitu dia hamil, tanda-tanda ini akan hilang.

REKOMENDASI:  Benda Yang Ditakuti Kucing

9. Puting Membesar

Tanda kehamilan lainnya adalah puting kucing kamu akan membesar dan berwarna lebih merah muda. Sekitar dua minggu setelah pembuahan, kamu mungkin bisa merasakan anak kucing di dalam perutnya. Dia mungkin juga mulai menambah berat badan. Saat kehamilan berlanjut, dia akan menjadi lebih lelah dan mungkin mengalami kesulitan bernapas. Dalam beberapa minggu terakhir kehamilan, kelenjar susunya akan mulai memproduksi susu dan dia akan mulai menyusui anak-anaknya.

10. Kucing Lebih Manja

Ada banyak karakteristik berbeda dari kucing hamil yang berbeda dari rekan-rekan mereka yang tidak hamil. Salah satu perbedaannya adalah kucing hamil umumnya lebih manja. Ini mungkin karena pemiliknya ingin memastikan mereka senyaman mungkin menjelang dan selama persalinan dan melahirkan.

Apa yang harus dilakukan jika kamu mengira kucing kamu hamil?

Jika kamu berpikir kucing kamu mungkin hamil, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk membantu memastikan dia hamil dan memiliki anak kucing yang sehat. Pastikan dia memiliki banyak makanan dan air, dan jaga agar dia tetap hangat. Kucing mungkin juga ingin mendapatkan tempat bersarang untuk anaknya.

Setelah Kelahiran Anak Kucing

Kucing yang hamil akan menunjukkan perilaku yang berbeda dari kucing yang tidak hamil. Dia akan makan lebih banyak dan mungkin kehilangan berat badan seiring dengan perkembangan kehamilan. Putingnya akan membesar dan bengkak, dan dia mungkin mulai sering menjilatnya. Dia juga akan lebih gelisah dan mencari tempat yang tenang untuk melahirkan. Anak-anak kucing lahir setelah sekitar 63-65 hari kehamilan, dan beratnya sekitar 100 gram saat lahir. Mereka buta, tuli, dan tidak berambut ketika mereka lahir, tetapi indra mereka berkembang dengan cepat. Induk kucing membersihkan anak-anaknya dan menjilatinya sampai kering; dia juga memakan plasenta setelah melahirkan untuk mempercepat perkembangan anak kucing dan memberi mereka nutrisi penting. Anak kucing menyusu setiap dua hingga tiga jam selama minggu pertama kehidupannya, dan secara bertahap menambah waktu di antara sesi menyusui seiring bertambahnya usia.

Kesimpulan

Saat kucing hamil, ada beberapa hal yang ingin kamu ingat. Kucing dapat memiliki satu hingga enam anak kucing, dan masa kehamilannya sekitar dua bulan. Selama waktu ini, kucing kamu mungkin menunjukkan beberapa perubahan perilaku, seperti menjadi lebih penuh kasih sayang atau teritorial. Nafsu makannya juga mungkin meningkat, dan dia mungkin mulai makan lebih banyak dari biasanyaKamu mungkin juga memperhatikan bahwa putingnya membesar dan dia memproduksi lebih banyak susu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.