Cara Merawat Tanaman Tomat Dengan Baik Dan Benar

Cara Merawat Tanaman Tomat Dengan Baik Dan Benar

Tomat dapat tumbuh di lingkungan apapun. Hal ini mampu tumbuh di dataran tinggi, yang lebih dari 700m di atas permukaan laut, atau dataran tengah, 200-700mil, atau dataran rendah, kurang dari 200mil. Menanam tanaman tomat di tanah asam, pH 5-6, akan memastikan bahwa mereka tumbuh dengan baik. Tanah harus kaya humus dan sedikit pasir. Itu juga harus disiram secara teratur.

Sifat antioksidan yang luar biasa dari tomat sudah terkenal. Tomat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Ada banyak manfaat kesehatan dari buah kemerahan ini, jadi sebaiknya kamu menanam sendiri.

Saat tomat dipanaskan hingga 32 derajat Celcius atau lebih tinggi, tomat cenderung menguning. Jika suhu bervariasi atau tidak diatur, warna tomat akan berubah. Suhu ideal agar tomat memiliki efek yang baik adalah antara 24-28 derajat Celcius. Mereka biasanya berwarna merata.

Penting untuk mempelajari cara menanam tomat dengan benar di halaman rumah. Ini adalah cara terbaik untuk menanam tomat.

REKOMENDASI:  6 Manfaat Tanaman Kentang yang Harus Kamu Ketahui!

Cara Menanam Tomat

Siapkan Tanah

Mempersiapkan tanah untuk penanaman tomat adalah hal pertama yang harus kamu lakukan. Bersihkan gulma dan gulma lain dari area tersebut, lalu bajak untuk melonggarkannya. Selanjutnya buat bedengan berukuran antara 1-1,2m sampai 20-40 cm.

Untuk sawah, sebaiknya digunakan bedengan dengan tinggi lebih dari 50-60cm untuk mengontrol drainase.

Selanjutnya, buat lubang tanam di bedengan sesuai jarak tanam. Jarak antara baris lubang harus antara 60 dan 80 cm. Namun, jarak antar baris lubang harus antara 40 dan 50 cm. Dengan demikian kamu dapat menanam antara 25.000 dan 30.000 tomat per hektar.

Penanaman

Setelah 25-30 hari, benih tomat dapat ditransplantasikan. Agar tanaman tidak layu dan dapat beradaptasi dengan tanah baru, sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari. Untuk mencegah daun tomat terkena penyakit atau busuk, jauhkan dari tanah saat menanam bibit.

Pemeliharaan

Ada beberapa tahapan pemeliharaan, antara lain penanaman kembali dan penyiangan, penyiraman, pemupukan, dan penambahan lagi.

REKOMENDASI:  Berikut 6 Jenis Tanaman Hias Batang Untuk Memperindah Rumah Kamu

Jika tanaman sudah mati atau dimakan hama, penyulaman segera dilakukan. Tanaman harus berumur minimal 15 hari sebelum bordir dapat dimulai. Untuk memastikan bahwa tanaman tomat tidak rusak oleh gulma atau gulma, penting untuk melakukan penyiangan. Penting untuk menyirami tanaman sesuai dengan cuaca untuk mencegahnya mengering.

Untuk memastikan bahwa tanaman kamu menghasilkan banyak buah dan berkembang, kamu perlu memupuknya dengan pemupukan tambahan. Meskipun kamu bisa menabur, pemupukan akan bekerja lebih baik jika diencerkan. Pupuk NPK yang digunakan. Ini diterapkan pada tanaman 2-3 kali selama pertumbuhannya. Setiap tanaman menerima 2 gram pupukKamu juga bisa menggunakan pupuk organik SP36, ZA, atau Kcl dengan perbandingan 1:1:1/2 untuk pemuliaan tanaman secara vegetatif.

Memanen

Setelah 90 hari transplantasi, tomat sudah bisa dipanenKamu juga bisa memanen setiap 3-5 hari sekali sampai buahnya habis. Jika tomat akan dijual jarak jauh, sebaiknya dipanen 75% atau kurang saat tomat masih hijau daunnya. Jarak pendek bisa ditempuh saat tomat berubah warna menjadi merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.