Cara Menanam Tanaman Cincau dengan Benar Dan Baik

Cara Menanam Tanaman Cincau dengan Benar Dan Baik

Siapa yang belum pernah mencoba minuman menyegarkan yang terbuat dari cincau? Saya yakin semua orang pernah mengalaminya. Memang benar minuman berbahan cincau tidak hanya menyegarkan tetapi juga bisa menjadi manis dan bisa mendinginkan tenggorokan. Alasannya, terungkap bahwa cincau dibuat langsung dari daun di pohon cincau yang tumbuh subur. Pernahkah kamu melihat tanaman ini?

Mayoritas pohon cincau menanam tanaman merambat pada tanaman yang lebih besar dan lebih aglomerat, tetapi mereka melakukannya hanya karena mereka tidak menyerap nutrisi dari tanaman. Ingin tahu? Simak ciri-ciri tanaman cincau berikut ini.

Meski sebenarnya cincau terbuat dari tumbuhan, tumbuhan ini bisa saja didapat! Oleh karena itu, jika ingin minum cincau bisa langsung dipetik dari pekarangan. Ini praktis, bukan? Langkah pertama adalah memahami fitur-fitur yang membuat pohon cincau. Pohon cincau termasuk di antara tanaman merambat yang bisa ditemukan di mana saja.

Dengan kata lain, selama ekosistem tersebut cukup air dan ada dukungan tanaman lain yang dapat berkembang biak agar cincau dapat segera tumbuh. Jika kamu bukan orang yang berorientasi pada detail maka kamu mungkin akan berpikir bahwa spesies rumput itu disebut sirih. Hal ini dikarenakan kedua jenis tumbuhan tersebut memiliki kesamaan daun dan pola pertumbuhannya. Namun, kedua jenis tanaman tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal tekstur dan aroma. Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah pohon cincau mengandung biji bukan?

REKOMENDASI:  Berikut 3 Jenis Tanaman Air untuk Ikan Cupang yang Bagus

Cara Menanam TanamanCincau

1. Bibit dari biji

Sebelum menanam benih, kamu perlu mempertimbangkan jenis benih. Yang terbaik adalah menanam benih yang sudah matang. Biji ubur-ubur yang sudah masak berciri khas rona hitam atau merah. Tanam mereka di pagi hari ketika tanah masih lembab di tanah.

Namun, disarankan untuk menjemurnya di bawah sinar matahari sampai kadar airnya mulai turun. Sementara itu, sambil menunggu bibit rumput mengering, kamu bisa mulai menyiapkan media tanam dengan menggunakan polibag. Sementara itu, media tanam harus menggunakan pupuk kandang dan tanah. Ini harus menjadi cukup lembab. Saat bibit mulai berkembang, sebaiknya kamu bisa menunggu hingga tujuh minggu sebelum cukup dewasa untuk dipindahkan ke kebun.

2. Cara pembibitan

Selain menggunakan benih yang membutuhkan waktu lama untuk berkecambah, kamu juga dapat menggunakan opsi penyemaian yang lebih kecil seperti stekKamu pertama-tama memilih batang yang cukup tua , lalu potong sepanjang batang itu dengan pisau paling tajam.

Pertama, rendam akar dalam air sampai akar muncul. Siapkan media tanam dalam polybag yang diisi dengan tanah yang subur dan air yang cukup. Jangan lupa untuk membuat lubang pada sudut-sudut polybag untuk memberikan udara keluar masuk. Saat batang cincau kamu mulai tumbuh bulu, segera pindahkan ke dalam media polybag. Ini akan memakan waktu beberapa hari sebelum transplantasi di kebun.

3. Pembibitan menggunakan metode bebek

Cara lain untuk pembibitan adalah dengan menggunakan metode bebek. Yang pertama adalah bagian batang tempat kamu menanam benih, seringkali ada bagian batang tertentu yang sudah mengandung akar, dan menunggu untuk dibenamkan ke dalam media polybag yang telah kamu buat. Setelah 4 hingga lima bulan, apakah mungkin untuk memindahkan tanaman ke kebun yang sebenarnya.

REKOMENDASI:  Inilah 3 Manfaat Tanaman Lili Paris Yang Harus Kamu Tahu

Dalam metode berikut kamu dapat memilih metode mana yang lebih mudah. Setelah kamu mencapai tujuan kamu, kamu dapat pindah ke kebun kamu dan menyelesaikan fase budidaya cincau.

Fase Perawatan

Jangan abaikan tanaman cincau meskipun media tanaman dipindahkan ke tanah yang sebenarnya. Jika perawatan tidak terorganisir dengan baik dan konsisten, hasilnya mungkin tidak seperti yang kita inginkan.

Untungnya, merawat tanaman tidak harus ribetKamu hanya perlu menambahkan kandang yang mengelilingi cincau sehingga batangnya akan tumbuh. Selain hal-hal lain. Pastikan untuk menyiramnya minimal setiap hari.

Fase Panen

Tahukah kamu berapa lama waktu yang dibutuhkan cincau dari saat menanam hingga panen? Ini hanya sekitar enam bulan. Ini hampir sama dengan pembibitan. Ketika kamu mencapai usia 6 bulan, kamu dapat langsung memetik daun cincau ini dan menjualnya untuk dijual atau dimakan sendiri sebagai es cincau.

Jika iya, kamu bisa melakukannya secara perlahan minimal setiap 2 minggu sekali. Ini bagus, bukan?

Nah, jika kamu sudah bisa mendapatkan rumput hijau, maka kamu sangat beruntung. Mengapa? Pasalnya, pohon cincau bisa bertahan hingga 10 tahun. Selain itu frekuensi panen cukup sering. Selain menghasilkan minuman segar, daun cincau juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan, seperti menyembuhkan sakit maag. Tertarik? Dimungkinkan untuk menanam tanaman cincau sampai kamu berhasil sebagai bisnis yang menguntungkan dan menjadi teman kamu. Selamat bersenang-senang!

Leave a Reply

Your email address will not be published.