Budidaya Tanaman Porang

Tanaman porang kini banyak diminati karena laris manis di pasar ekspor. Harga tanaman porang Rp. Banyak orang tergiur untuk menanamnya, meski harga tanaman porang cukup mahal sampai Rp. 10.000 per kg. Porang bisa digunakan untuk bahan makanan, kosmetik, dan obat-obatan. Masyarakat hanya melihat hasil dari tanaman porang liar. Tanaman ekspor ini mudah tumbuh, tanaman porang juga mudah tumbuh. Tanaman ini bisa disemai dari umbi batang, umbi dengan titik tumbuh atau umbi kodokKamu juga bisa menanamnya dari biji bunga.

Kutipan ini dari laman Kementerian Pertanian Tanaman yang memiliki nama latin Amorphophallus mulleri blume ini dapat tumbuh di tanah apa saja pada ketinggian 0 – 700 meter di atas permukaan laut.

Meskipun perawatannya sederhana, ada banyak hama yang perlu diwaspadai, antara lain ulat dan belalang, siput serta daun terbakar matahari, jamur pada umbi-umbian , dan daun yang terbakar matahari.

Tidak perlu  mengambil banyak tanah untuk menanamnya. Kita bisa mulai membudidayakan komoditas ekspor ini segera setelah kita memiliki tanaman pelindung. Sesuai akun Instagram Harvest Day Farm: Ada banyak langkah mudah yang bisa kamu lakukan menanam tanaman porang.

Cara Budidaya Tanaman Porang

Siapkan Lahan

kamu tidak perlu memiliki banyak ruang atau bebas dari gulma. Kami membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk memulai prosesnya.

Pastikan Ada Banyak Pohon Peneduh Untuk Tanaman Porang

Porang lebih menyukai tanaman yang lebat tetapi tidak terlalu rapat.

Desa Rana Kulang di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur NTT adalah pusat tanaman porang. Petani telah menanam ribuan porang sejak Februari 2021. KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Desa Rana Kulang, Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur merupakan sentra tanaman porang di NTT. Petani telah menanam ribuan porang pada Februari 2021.

Kemudian, gembur tanah untuk mempersiapkannyaKamu perlu membuat lubang tanam berukuran 25×50 cm atau 25×60 cm. Untuk pertumbuhan tanaman yang optimal, jangan lupa untuk mengisinya dengan kompos dan sekam

Penanaman Benih

Penanaman sebaiknya dimulai pada awal musim hujan. Penanaman dengan umbi bisa dilakukan di lahan yang sudah disiapkan. Akan lebih baik jika kita menanam bibit dengan polibag, jika kita berniat menanamnya dengan biji.

Pemupukan

Lubang tanam yang disiapkan adalah tempat pemupukan pertama akan dilakukan. Pemupukan kedua dilakukan setelah tanaman porang mulai tumbuh.

Untuk tanaman porang bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia seperti NPK dan TSP. Tanaman ini tidak membutuhkan pupuk anorganik untuk tumbuh optimal.

Setelah lima bulan, tanaman porang biasanya mulai tumbuh. Tanaman kemudian akan menguning dan akhirnya mati. Umbi katak di batang dan daun biasanya akan rontok pada saat ini. Umbi kodok juga bisa dijual. Banyak yang lebih suka menggunakannya untuk penanaman kembali.

Gulma Pembersihan

Porang sebaiknya ditanam pada musim hujan. Hal ini karena rentan menjadi gulma. Pembersihan dan penyiangan secara teratur sangat penting. Untuk menghilangkan gulma, gunakan alat seperti sekop atau cangkulKamu dapat menggunakan tanah untuk mengumpulkan gulma yang tersisa, atau kamu dapat menumpuknya untuk pupuk tanaman.

Penipisan

Penjarangan diperlukan jika terlalu banyak batang tanaman yang tumbuh dalam satu lubang. Hal ini dapat menyebabkan umbi porang tidak berkembang dengan baik dan dapat mengecil.

Panen

Porang dapat dipanen lebih cepat jika ditanam langsung dari umbinya. Ini hanya membutuhkan waktu tujuh bulan. Penanaman dengan bagian katak bisa memakan waktu lebih lama dari biasanya, antara 18 dan 24 bulan.

kamu bisa memanen umbinya dengan cara menggalinyaKamu akan mendapatkan lebih banyak uang jika kamu panen di musim kemarau. Biasanya porang menjadi lebih mahal. Umbi ini dapat dijual baik dalam kondisi kering maupun basah. Para ahli berbagi tips tentang cara menanam dan membudidayakan tanaman porang.

Tips Cara Menanam dan Membudidayakan Tanaman Porang

Mengolah Tanah Sangat Penting

Saat menanam porang, hal pertama yang harus dilakukan adalah merawat dan mengolahnya. “Tanah harus selalu digarap. Kalau tanahnya sangat keras, umbinya harus diratakan (pengepresan globos). Edi menjelaskan, umbi yang gembur di tanah akan berbentuk globos atau bulat.

Umbi Porang akan tumbuh ke atas jika ditanam di tanah keras. Umbi porang akan menghasilkan panen yang mirip dengan singkong, tapi sedikit lebih lama. Namun, mereka akan tumbuh subur di tanah yang longgarUmbi rang kemudian dapat tumbuh menyamping dan menjadi besar dan bulat.

Dia mengatakan bahwa tanah dengan kandungan pasir yang tinggi lebih baik lagi.

Pohon porang berumur bulanan di lahan Edy Effendi di Pasar Jalan Balai Desa 12 Patumbak Kecamatan Deli Serdang. KOMPAS.COM/DEWANTORO Pohon Porang Tua Bulanan di Tanah Edy Effendi di Pasar Jalan Balai Desa 12 Patumbak, Kecamatan Patumbak Deli Serdang.

Tanam Tidak Terlalu Dalam

Untuk memastikan umbi porang menghasilkan hasil yang baik, sebaiknya jangan menanam benih porang terlalu dalam. Edi menyatakan bahwa kedalaman tanah yang ideal adalah sekitar 10-15 cm. Tanam terlalu dalam dan umbi porang bisa memanjang seperti singkong . Namun, akan ada sekat di antara mereka. Dia menjelaskan, jika terlalu dalam (tanam), bisa dipisah (pada umbi). Ini akan terlihat seperti singkong dengan sekat yang sedikit lebih panjang tetapi dalam satu umbi.

Jarak Tanam Tidak Terlalu Rapat

Tanaman porang bisa ditanam di bawah pohon atau di tempat lain, namun Edi menyarankan agar jarak tanamnya tepat. Umbi porang bisa sulit tumbuh bulat jika ditanam dalam jarak dekat.

Pemupukan Harus Dilakukan

Pupuk diperlukan untuk hasil terbaik. Edi menyarankan agar pupuk kandang digunakan sebagai pupuk porang. Lebih baik menggunakan pupuk kandang. Dia mengatakan bahwa ini akan memperbaiki kondisi tanah saat fajar. Dia percaya bahwa akan lebih baik jika petani hanya memberi 1 kilogram pupuk kandang sekali selama musim tanam. Katanya, “Kalau pakai pupuk NPK hasilnya lebih banyak lagi, tapi kandungan kimianya tinggi.”

kamu tetap dapat menggunakan kombinasi pupuk kimia NPK selama masa tanam, tetapi hanya satu kali.

Bersihkan Rumput dan Alang-alang Sekitar Porang

Edi menyatakan bahwa porang dapat tumbuh meskipun tidak dirawatKamu masih bisa memanen hasil yang lebih baik dengan merawat rumput dan gulma di sekitar tanaman porang. “Jika ada tanaman alang-alang, cabut jika memungkinkan. Dijelaskannya, masalahnya alang-alang bisa menembus umbi dan merusak umbi porang.

Semprot Bila Diperlukan

Tanaman porang ini lebih mudah dibudidayakan daripada tanaman lain Edi menyatakan bahwa porang tidak perlu disemprot pestisida selama masa pertumbuhannya. Satu-satunya pengecualian adalah umbi porang dapat terinfeksi jika terinfeksi jika tanah terlalu lembab. Petani harus membuang tanah yang ditemukan di sekitar tanaman Porang jika terinfeksi. Dia berkata, “Tanaman yang memiliki satu saluran air (kotoran yang terinfeksi) harus dibuahi dan diobati dengan fungisida.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.