Berikut Cara-Cara Menanam Tanaman Mahkota Dewa Dengan Mudah

Berikut Cara-Cara Menanam Tanaman Mahkota Dewa Dengan Mudah

Pohon Mahkota Dewa atau Phaleria Macrocarpa merupakan salah satu contoh tanaman obat yang banyak ditemukan di Indonesia. Berasal dari Papua/Irian Jaya.

Mahkota dewa biasanya ditanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terlalu besar, dan bisa mencapai tiga meter atau lebih, dengan buah merah menyala yang memanjang mulai dari batang utama sampai ke ranting.

Untuk memperpanjang umur simpan mahkota dewa, proses pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti proses pendinginan, pengalengan, atau pengeringan. Proses pengeringan dapat membantu mengurangi kandungan air di dalam bahan dan memastikan bahwa air yang tersisa tidak dapat berfungsi sebagai lingkungan yang layak bagi mikroba berbahaya yang ada dalam bahan yang dapat memperpanjang umur mahkota dewa. Kondisi pengeringan yang tepat menentukan kualitas hasil akhir.

Lahan yang Digarap

Tanah yang digunakan untuk menanam mahkota dewa pada awalnya dilonggarkan dengan cara dicangkul atau dengan cara lain.

Kemudian pupuk kandang dibagikan sebanyak 20 ton per hektar, dan selanjutnya anda harus menggali lahan seluas 30 cm kali 30 cm dan 30 cm.

Kemudian di bagian bawah lubang tanam diberi kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1.

Biarkan lubang tumbuh selama seminggu atau lebih, agar lubang tanam dapat menerima sinar matahari yang cukup.

Pembibitan

Bibit mahkota dewa dapat dihasilkan melalui cara generatif, atau dengan menggunakan biji, maupun dengan cara vegetatif atau pindah tanam.

Melalui Cara Penyambungan Memang benar tanaman tajuk dewa akan segera berbuah, namun bijinya harus diuji dengan biji atau cara generatif lainnya.

Bibit yang akan ditanam harus terlebih dahulu disemai pada media semai sampai mulai bertunas.

Kecambah dapat dipindahkan ke media tanam, dalam pot atau tanah, setelah sekitar 2 bulan , atau ketika benih mencapai ketinggian 10 hingga 15 sentimeter.

Penanaman

Setelah lubang tanam dan bibit sudah terpasang, tanam bibit mahkota dewa di lubang yang sebelumnya digunakan untuk menanam.

Jika kamu memilih menanam dengan media pot, tujuannya adalah untuk mencampur pupuk, tanah seperti kompos atau pupuk kandang, serta pasir atau sekam, dengan perbandingan 1:1.

Setelah itu, kamu bisa memasukkan pot ke dalam mesin pencuci piring lalu menyiram media dengan air hingga benar-benar basah.

Beri waktu 1 sampai 2 jam kemudian buat lubang di tanah untuk menanam bibit tanaman Mahkota Dewa.

Penyiraman

Penyiraman dianjurkan pada saat tanam atau setelah tanam hingga mencapai umur 6 bulan.

Pada umur enam bulan kebutuhan penyiraman tidak lagi diperlukan karena mahkota dewa sudah panjang dan dalam.

Pemupukan

Pemupukan juga merupakan sesuatu yang harus dieksplorasi, karena diajarkan bahwa kamu harus menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.

Jika kamu memilih untuk menggunakan pupuk organik, diyakini akan mengurangi nilai mahkota dewa, serta khasiat tanaman obat.

Penyiangan

Karena mahkota dewa disebutkan dalam tanaman tahunan, sepanjang tahun penyiangan harus sering dilakukan, biasanya 3-4 kali.

Hama Tanaman

Hama yang sering menyerang mahkota dewa adalah belalang, ulat buah, dan kutu putih. Serangga ini dapat dibasmi dengan menggunakan pestisida alami yang sesuai dengan dosis.

Memanen

Pemanenan mahkota dewa bisa dilakukan saat tanaman berumur sekitar dua bulan.

Mahkota buah dewa yang menunggu untuk dipanen biasanya berwarna merah cerah atau merah marun cerah, dan harumnya harum.

Demikian ulasan Cara Menanam Mahkota Dewa yang dapat di uraikan secara singkat dan mendalam oleh Berkebun.co.id Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang telah membacanya. Selamat mencoba, semoga berhasil dan terima kasih telah membacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.