Berikut 4 Langkah Menanam dan Merawat Pakis Monyet Dengan Mudah

Berikut 4 Langkah Menanam dan Merawat Pakis Monyet Dengan Mudah

Pakis emas juga dikenal sebagai pakis monyet yang lucu. Para pecinta tanaman mulai mempertimbangkan tanaman hias ini untuk menghiasi rumah mereka. Di masa lalu, pakis monyet adalah pemandangan umum di seluruh hutan tropis. Sebenarnya, spesies ini tidak dianggap sebagai spesies pakis yang umum. Ada rasa bangga tertentu ketika kamu memiliki tanaman ini di kebun kamu.

Pakis sehat terlihat dari bulunya yang tampak segar dan bersih, serta warna bulunya yang cerah dan lebat. Proses menanam pakis sederhana, jika kamu menyadari empat elemen utama: suhu, sinar matahari, serta aliran udara. Pakis tidak membutuhkan sinar matahari karena cahaya langsung menyebabkan daun menjadi kering dan kuning. Tanaman ini paling baik ditempatkan di teras atau di dalam rumah, sesuai dengan lingkungan alamnya, dan tanaman ini biasanya hidup di pegunungan yang tidak sering terkena sinar matahari.

REKOMENDASI:  Bagaimana Agar Tanaman Teh Bermanfaat Menahan Erosi?

Sementara itu, untuk suhu, kamu harus menjaganya pada kisaran 14 hingga 28 derajat Celcius, suhu ideal yang memungkinkan klorofil tumbuh secara maksimal. Semakin banyak tanaman menghasilkan klorofil, maka akan membuat warnanya menjadi bening dan mengkilat. Selain itu, kelembaban yang berlebihan juga merupakan keharusan karena dapat menyebabkan tanaman rentan terhadap penyakit seperti jamur. Namun jika terlalu kering dapat menyebabkan daun menjadi keriput dan kering, mengingat kelembaban yang ideal harus antara 80 dan 90 persen. Faktor lainnya adalah sirkulasi udara. Jaga agar sirkulasi udara tetap lancar, terutama untuk tanaman paku-pakuan yang tumbuh di dalam ruangan.

REKOMENDASI:  Inilah 6 Manfaat Jahe Merah Yang Harus Kamu Tahu

Di samping empat elemen utama yang disebutkan di atas, penting untuk mempertimbangkan tanah tempat kamu menanam. Tanah terbaik untuk menanam pakis dapat berupa campuran kompos, tanah, dan embel-embel pakis. Cara menyiramnya sebaiknya dilakukan minimal sekali sehari, dan hanya disiram di sekitar area tanah. Hindari menyentuh bulu. Jika sudah hijau, bisa disemprot dengan semprotan air.

Leave a Reply

Your email address will not be published.