5 Tips dan Trik Bisnis Syariah Yang Harus Kamu Tahu

5 Tips dan Trik Bisnis Syariah yang Harus Kamu Tahu

Terkadang, sulit bagi sebagian orang untuk memulai bisnis mereka sendiri. Orang sering menghadapi masalah jika mereka mencoba berpikir terlalu banyak dan tidak memiliki solusi yang jelas.

Ada beberapa langkah yang perlu kamu ambil, dan yang lain harus kamu hindari, ketika kamu memulai bisnis terkait syariah.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kamu memulai bisnis terkait syariah.

1. Hindari Riba

Seperti yang telah kami sebutkan, riba adalah unsur yang dilarang dalam bisnis syariah. Ini adalah sesuatu yang harus kamu hindari sebelum memulai bisnis kamu.

REKOMENDASI:  Berikut 6 Tips dan Trik Bisnis Travel

Hukum Islam secara tegas dan tegas melarang bunga atau riba. Bagaimana jika kamu membutuhkan pinjaman untuk modal usaha?

kamu tidak dapat melakukan bisnis dengan bank tradisional yang membayar bunga pada tingkat bunga tetap.

Ada banyak bank syariah di Indonesia yang menawarkan sistem bagi hasilKamu bisa mendapatkan pinjaman modal dari bank ini.

2. Hindari Gharar

Gharar, singkatnya, adalah keraguan dalam kontrak. Gharar adalah transaksi bisnis yang melibatkan ketidakpastian bagi berbagai pihak.

Objek transaksi pada intinya tetap spekulatif. Ia tidak memiliki bentuk atau kejelasan. Gharar bertentangan dengan hukum Islam.

3. Hindari Maysir

Maysir adalah larangan perjudian dalam hukum Islam. Maysir adalah tanda bahwa perjanjian bisnis antara dua pihak dibuat dengan bujukan yang tidak bermoral.

REKOMENDASI:  Bisnis Tanpa Modal Di HP Dan Menguntungkan

Satu pihak mungkin disesatkan untuk percaya bahwa perjanjian atau kontrak transaksi akan memberi mereka keuntungan yang tidak semestinya.

4. Transaksi Halal

Dalam bisnis syariah, kehalalan harus diperhatikan. Oleh karena itu, kamu harus menghindari aktivitas dan barang ilegal.

Bisnis yang sesuai dengan syariah tidak akan mengizinkan kamu menjual alkohol, babi, perjudian, barang spekulatif, pornografi, atau barang terlarang lainnya.

kamu juga harus mendapatkan sertifikat halal (dari Majelis Ulama Indonesia) untuk produk tertentu yang kamu jual.

Bahkan jika kamu tidak memiliki bisnis yang sesuai dengan syariah, sangat penting untuk mendapatkan sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman kamu.

5. Rencanakan bisnis kamu dengan hati-hati

Ada banyak batasan yang ditempatkan hukum Islam pada praktik bisnis. Ini termasuk desain syarat dan ketentuan kontrak usaha patungan.

REKOMENDASI:  5 Tips Pemula Bisnis Online yang Mudah Dilakukan

Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi perselisihan selama operasi bisnis. Hal ini juga untuk menghindari konflik dalam pembagian keuntungan dan kerugian.