5 Jenis Tanaman Anggrek Yang Harus Kamu Tahu

5 Jenis Tanaman Anggrek Yang Harus Kamu Tahu

Anggrek telah dikenal mewakili kemewahan, cinta, dan keindahan. Ilmuwan di Indonesia mengklaim bahwa ada lebih dari lima ribu spesies anggrek. Dua puluh spesies ini dapat dibudidayakan oleh pengepul.

Bunga Anggrek merupakan bunga yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta tanaman hias. Bunga Anggrek merupakan tanaman hias dengan daya tarik yang indah.

Bunga anggrek ini memiliki ciri khas endemik sehingga banyak disukai oleh masyarakat. Ada lima ribu spesies anggrek. 986 ditemukan di hutan Jawa, 971 di Sumatera dan 113 di Maluku. Sisanya terdapat di Sutawesi dan Papua serta Nusa Tenggara.

Ada banyak jenis bunga anggrek ini, namun yang paling umum adalah anggrek bulan. Anggrek bulan sangat populer di Indonesia karena merupakan hadiah unik yang dapat diberikan anak muda kepada orang yang mereka cintai.

REKOMENDASI:  Inilah 5 Manfaat Tanaman Adenin Yang Harus Kamu Tahu

Berbagai jenis anggrek

1. Bunga Anggrek Hitam

Anggrek Hitam, yang juga dikenal secara ilmiah sebagai Coelogyne Pantdurata, adalah jenis anggrek yang dapat ditemukan di seluruh Kalimantan atau Sumatera. Nama anggrek ini berwarna hitam karena memiliki lidah yang sedikit berbulu atau labellum berwarna hitam.

2. Bunga anggrek Ascocentrum miniatum

Ascocentrum miniatum, juga dikenal sebagai anggrek Kebutan, dapat ditemukan di Laos dan Sumatera, Thailand, Vietnam, Jawa. Malaysia. Kelopak berwarna jingga cerah menjadi ciri khas dari bunga anggrek ini. Bunga ini berukuran kecil dan bergerombol. Berbagai varietas anggrek di Indonesia dilindungi.

3. Anggrek Cattleya

Anggrek Cattleya adalah anggrek epifit. Anggrek ini berasal dari Kosta Rika tetapi juga dapat ditemukan di seluruh Indonesia. John Lindley memberi nama Cattleya pada tahun 1824. Sebelumnya, Sir William Cattley telah berhasil membudidayakan anggrek Cattleya.

Anggrek Cattleya dikenal karena keefektifannya. Namun, Cattleya tidak dapat menumbuhkan daun ini jika terkena sinar matahari langsung setiap hari. Anggrek jenis ini hanya membutuhkan sinar matahari sekitar 4-5 jam per hari. Daun yang berwarna hijau tua menunjukkan bahwa bunganya kekurangan sinar matahari. Kebalikannya benar: bunga yang terlalu terkena sinar matahari akan berubah menjadi hijau kekuningan.

REKOMENDASI:  Berikut 5 Penyakit yang Biasa Ada Pada Tanaman Terong

4. Bunga Anggrek Hartinah

Anggrek Jamrud, juga dikenal sebagai Dendrobium macrophyllum, adalah varietas anggrek yang dapat ditemukan di pulau Jawa. Anggrek ini termasuk jenis anggrek yang langka. Anggrek ini berwarna hijau hingga kekuningan dan memiliki diameter antara 2 hingga 5 sentimeter.

5. Anggrek Tebu

Jenis Anggrek Tebu memiliki nama ilmiah, (Grammatophyllum Speciosum). Anggrek ini adalah yang terbesar dari semua spesies lainnya. Anggrek ini sering disebut juga anggrek ratu atau anggrek macan.

Anggrek tebu dapat mencapai ketinggian hingga 2 hingga 3 meter. Bunganya memiliki diameter 10 cm dan dapat mencapai ketinggian sekitar 2 hingga 3 meter. Anggrek ini dikenal sebagai anggrek tebu karena berukuran besar dan memiliki batang yang menyerupai tebu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.