5 Cara Mencangkok Tanaman Dengan Baik Dan Benar

5 Cara Mencangkok Tanaman Dengan Baik Dan Benar

Transplantasi Tanaman buah-buahan, seperti jeruk, atau jambu biji, bisa menjadi pilihan terbaik untuk dibudidayakan. Cara ini akan menghasilkan buah dan pohon yang sama seperti induknya. Selain stek, tentunya kamu sudah tidak asing lagi dengan metode okulasi, salah satu metode budidaya tanaman yang paling populer. Hal ini disebabkan tanaman yang dicangkok akan memiliki sifat yang mirip dengan induknya.

Namun dibandingkan dengan teknik-teknik tersebut, proses penyambungan jauh lebih sederhana, efisien, dan memberikan hasil yang memuaskan.

Hal ini dikarenakan tanaman baru yang tumbuh memiliki kemiripan atau ciri yang sama dengan tanaman induknya.

Jika kamu penggemar berat membudidayakan tanaman, tentunya kamu perlu mengetahui tata cara okulasi yang benar!

Cara Transplantasi Tanaman yang Tepat

Menguliti Batang

Setelah kamu memilih batang kamu, kamu dapat mengulitinya. Yaitu, ketika kamu menguliti batangnya, kamu dapat memotong kulit kayu dengan diameter 10 sentimeter. Kemudian diamkan selama beberapa menit untuk menghilangkan kambium dari batangnya.

Mempersiapkan Tanah dan Air

Berbeda dengan pemotongan, kamu perlu memastikan bahwa kamu memiliki tanah, air, dan persiapan yang tepat terlebih dahulu untuk teknik penyambungan ini. Campur tanah dan air secara merata, agar adonan tidak terlalu encer dan tidak terlalu padat.

REKOMENDASI:  6 Khasiat Tanaman Keladi Tikus Untuk Kesehatan

Kemudian, dalam situasi ini, pastikan untuk memeriksa jumlah campuran sebelum itu. Hal ini dimungkinkan untuk melakukan ini dengan menempatkan campuran ke batang pohon. Hasil campuran berkualitas tinggi tidak akan jatuh dari cabang yang telah dikuliti sebelumnya.

Campuran pasta

Setelah tanah dan air sebagai media cangkok selesai, sekarang saatnya untuk mengoleskan pasta pada campuran. Dalam hal ini, kamu dapat mencobanya pada tanaman tua atau tanaman rambutan.

Nah, untuk menyambung ke air dan tanah, cukup taruh batangnya di tutup yang sudah dibersihkan dan dikupas. Tutupi mereka dengan tanah dan kemudian air. Selanjutnya, bungkus dengan plastik bening dan ikat di kedua sisinya.

Perawatan yang tepat akan mempengaruhi hasil dari cara kamu mencangkok tanaman yang kamu lakukan. Pastikan plastik tidak bocor untuk memastikan batang pohon akan tetap lembab dan tunas baru kemungkinan besar akan tumbuh lebih cepat.

Perawatan dalam Proses Cangkok

Meskipun kelihatannya mudah, ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan untuk memastikan prosedur pencangkokan yang kamu lakukan sebelumnya. Ya, prosedur ini pasti akan mempengaruhi pertumbuhan tunas baru dari batang yang telah dicangkok.

REKOMENDASI:  Inilah 5 Cara Menanam Jahe yang Benar dan Panen Dalam Waktu 4 Bulan

Padahal, yang terpenting adalah melakukan perawatan terhadap pohon induk yang dicangkok. Dalam situasi ini, lakukan pemupukan dan air secara sering dan teratur untuk tanaman induk. Jadi, kesehatan yang dimiliki oleh induk tanaman tersebut akan menjadi kuat dan sehat.

Selanjutnya, pastikan untuk menyirami batang yang telah dicangkok. Dimungkinkan untuk memberikan sedikit air atau menyemprotkannya ke bagian batang yang dicangkok. Ini dapat membantu menjaga kelembapan batang untuk memastikan tunas baru dapat tumbuh lebih cepat.

Pemindahan Implan

Setelah beberapa minggu, batang bawah akan mulai tumbuh di area batang yang ditransplantasikan tadi. Jika sudah begini, selanjutnya yang harus dilakukan adalah memindahkan hasil transplantasi tersebut.

Pemindahan hasil dari prosedur ini sangat penting dalam pencapaian atau keberhasilan atau kegagalan prosedur okulasi yang kamu lakukan. Sebelum kamu memindahkan cangkok, pastikan area yang akan dipindahkan sudah siap.

Pastikan untuk menyiapkan tanah, dan pastikan untuk menyuburkan tanah. Pemupukan yang tepat dapat membuat tanah kamu kaya akan unsur hara. Jadi, pelajari cara membuat kompos kebun kamu untuk memastikan bahwa kamu memiliki pupuk dalam jumlah yang melimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.